by

Syarikat Islam (SI) Tidak Akan Latah Ikut-ikutan Menjadi Partai Politik

Bagikan:
Print Friendly, PDF & Email

Syarikat Islam tidak akan latah ikut-ikutan menjadi partai politik,”demikian pernyataan Hamdan Zoelva selaku Ketua Umum DPP Syarikat Islam dalam rangka Pengukuhan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) DKI Jakarta di Gedung Juang 45, Menteng, Jakarta Pusat, Jum’ at (12/5/2017).

“Kami nggak latah seperti Ormas lainnya yang beramai-ramai menjadi Partai Politik untuk bertandang di Pemilu 2019 dan perjuangan kami akan kami fokuskan pada penguatan Ekonomi Umat.” Ujarnya.

Dengan mengambil tema ‘Semangat Syarikat Islam Bangkitkan Ekonomi Umat’ diharapkan akan menjadi pemicu bangkitnya Syarikat Islam khususnya di Wilayah DKI Jakarta, sebagai Emas yang terpendam ketika SI dihidupkan kembali dan Jakarta yang merupakan wilayah penting bagi Indonesia, dengan adanya pimpinan SI yang baru mudah-mudahan menjadi basis terbesar, demikian Harapan Hamdan Zoelva.

BACA JUGA:   Turut berduka cita atas wafatnya Ir. H. Adi Darma, M.Si Ketua Dewan Wilayah Syarikat Islam Kalimantan Timur

Dalam Syarikat Islam, lanjut Hamdan, ada asas yang menjadi arah organisasi diantaranya asas keikhlasan niat, asas kerakyatan, dan asas sosial ekonomi. Orang yang bekerja ikhlas akan mendapatkan kebahagiaan di dunia dan akhirat. Oleh karena itu keikhlasan niat menjadi asas pertama SI dengan menjalankan syariat Islam sepenuhnya.

Hamdan Zoelva, Ketua Umum DPP Syarikat Islam

Lebih lanjut Hamdan mengatakan, “SI hidup dan tumbuh dengan rakyat sejak dahulu, karena itu dengan asas kerakyatan diangkat derajatnya oleh SI.”

“Kita harus faham betul organisasi kita berasaskan kerakyatan.” ujar Hamdan.

Selain itu, lanjut Hamdan, asas berikutnya dalam usaha yaitu sosial ekonomi. Asas inilah yang membedakan SI dengan organisasi lainnya. Ini adalah pilihan tepat, karena persoalan yang mendasar adalah keadilan dalam ekonomi.

“Memang betul kita telah menjadi negara yang merdeka, namun dari sisi ekonomi belum merdeka. Maka saya mendukung penuh dakwah ekonomi.” tegas Hamdan.

Sementara itu, Mayjen TNI (Purn) H. Suprapto, S.Sos, Ketua DPW SI DKI Jakarta, menyatakan siap memimpin SI untuk bangkit kembali dalam memperjuangkan perjuangan pendahulu.

BACA JUGA:   Uu Ruzhanul Ulum Ajak Ulama Jaga Kondusivitas Jabar

“Apa yang menjadi pemikiran para pendiri SI dahulu yang punya nilai strategis adalah masalah ekonomi. Oleh karena itu,  ekonomi umat Islam saat ini harus bangkit dengan semangat yang tinggi.” ungkap Suprapto.

Ia juga bertekad untuk menunjang sekecil apapun pembangunan di DKI Jakarta selama bermanfaat bagi masyarakat DKI. Ia mengajak untuk bergandengan tangan dalam menjalankan tugas dan kewajiban dengan amanah yang diberikan.” pungkasnya.

Tidak kurang dari tiga ratusan peserta memenuhi ruangan dan tak lupa dihibur oleh musik tradisionil marawis yang semakin menambah meriahnya suasana.(fri)

News Feed