by

Ahmad Dahlan, Tjokroaminoto dan Agus Salim cocok jadi nama masjid

Bagikan:
Print Friendly, PDF & Email

Merdeka.com – KH Shalahuddin Wahid mengapresiasi pemberian nama KH Hasyim Asy’ari sebagai nama Masjid Raya. Menurut pria yang akrab disapa Gus Sholah itu pun menganggap sebuah penghargaan.

“Itu (pemberian nama) harus kita apresiasi ya. Pemberian nama itu kan penghargaan, penghormatan, dan itu memang tradisi yang perlu kita kembangkan,” ungkap Gus Sholah usai menerima kunjungan Djarot Saiful Hidayat, Rabu (22/3).

Selain nama KH Hasyim Asy’ari, Gus Sholah juga mengusulkan beberapa nama tokoh-tokoh Islam lain untuk untuk kemudian dijadikan nama masjid yang lain. Adapun tokoh-tokoh itu antara lain, KH Ahmad Dahlan, HOS Tjokroaminoto, dan H Agus Salim. Tokoh-tokoh ini, oleh Gus Seolah disebut sebagai pendekar-pendekar Islam.

BACA JUGA:   Haji Agus Salim, Diplomat asal Sumbar yang Turut Merumuskan UUD 45

Untuk diketahui, Calon wakil Gubernur DKI Jakarta nomor urut dua, Djarot Saiful Hidayat mengunjungi Shalahuddin Wahid atau Gus Sholah di kediamannya, Jakarta Selatan, Rabu (22/3). Gus Sholah menitipkan pesan pada Djarot terkait pemilihan gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta.

“Pilkada ini kan kompetisi, dan kompetisi itu harus sehat,” ungkap Gus Sholah.

BACA JUGA:   Kaum Kiri, Ulama, Umat Islam: Akhir Peristiwa Tiga Daerah

Lebih lanjut Gus Sholah mengatakan, sebagai sebuah kompetisi, Pilkada punya batas waktunya. Gus Sholah tidak ingin ada ada perpecahan di antara masyarakat akibat Pilkada.

“Selesai pertandingan, selesai. Ini (Pilkada) kan dua kali dua bulan. Habis itu ya selesai. Jangan ada kelanjutan tidak boleh ada perpecahan,” pesannya. [eko]

sumber: merdeka.com

News Feed