by

Hamdan Zoelva Berharap Umat Islam Bersatu Membangun Ekonomi

Print Friendly, PDF & Email

INDOPOS.CO.ID – Hamdan Zoelva, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu mengaku terpanggil, dan amanah atas jabatannya menjadi Ketua Pengurus Pengajian Politik Islam (PPI) untuk menjawab persoalan umat yang berkaitan dengan politik di Indonesia.

Hamdan menyampaikan, kekuatan politik tanpa didukung kekuasaan ekonomi adalah ompong. Dirinya berharap peristiwa ini adalah awal kesadaran umat Islam untuk bersatu membangun ekonomi, karena ekonomi saat ini masih dikuasai oleh pemilik modal.

BACA JUGA:   Mantan Ketua MK: Mendagri Tak Bisa Berhentikan Kepala Daerah, Itu Sudah Diatur UU

“PPI berusaha menjawab persoalan di negeri ini yang berkaitan dengan politik di negeri ini. Pengajian politik adalah salah satu upaya untuk menggerakkan politik umat,” kata Hamdan saat melantik pengurus PPI periode 2017-2022 dan acara Tabligh Akbar Politik Islam ke-7 bertema “Memilih Pemimpin Muslim: Berbeda dalam Madhzab, Bersatu dalam Politik” di Masjid Al Azhar, Jakarta, Minggu (15/1).

Saat ini, kata dia, ada masalah besar yang harus dipecahkan. Di antaranya persoalan ekonomi dan politik dalam negeri. Dia mencontohkan, di Amerika sebagian besar penduduknya adalah pemeluk Katolik dan Protestan. Tapi secara politik dan ekonomi Amerika dipegang oleh orang-orang Yahudi.

BACA JUGA:   Pakar Hukum Menilai Sang Imam Besar FPI Tidak Bisa Dijerat Dengan Sanksi Pidana Meskipun Agenda Yang Digelarnya Menimbulkan Kerumunan Yang Meresahkan Kala Pandemi COVID-19

“Ini masalah yang kita hadapi sekarang ini, kita umat Islam selalu mengekor,” kata dia di hadapan ribuan jamaah shalat subuh. (ipk/JPG)

sumber: indopos.co.id

News Feed