by

Syarikat Islam Kutim diminta bantu pembangunan ekonomi masyarakat

Bagikan:
Print Friendly, PDF & Email

Merdeka.com, Kutai Timur – Keberadaan pengurus Syarikat Islam (SI) di Kutai Timur, diharapkan mampu menumbuhkembangkan pembangunan ekonomi masyarakat. Langkah pertama yang harus dilakukan adalah, bekerja membina koperasi dan usaha kecil menengah.

“Jika ada yang tumbuh bagus dan layak menerima bantuan, bisa disampaikan ke kami (pengurus SI Pusat). Sebab, kita dipercaya Lembaga Penyalur Dana Bergulir (LPDB) pemerintah untuk menyalurkan dana kepada UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah),” kata Ketua Syarikat Islam pusat, Hamdan Zoelva.

Pernyataan Hamdan Zoelva ini diungkapkan usai melantik pengurus SI Kutim periode 2016-2021, di ruang Meranti, kantor bupati, belum lama ini. Terpilih sebagai ketua SI Kutim adalah Syahrudin Sidik.

Pelantikan berjalan hikmat ditandai dengan pembacaan ikrar SI ini dihadiri Bupati Kutim Ismunandar, Wakil Bupati Kasmidi Bulang, para Asisten Sekretaris Kabupaten, sejumlah Pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Forum Koordinas Pimpinan Daerah (FKPD).

BACA JUGA:   Kader Syarikat Islam Banjarnegara Diharapkan Jadi Kader Militan

Menurut mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) ini, bagi UMKM yang dinilai maju dan patut memperoleh bantuan, tentunya sudah melalui seleksi sesuai aturan yang berlaku. Nilai bantuan dana bergulir itu bervariasi, antara Rp 50 juta sampai Rp 20 miliar.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Kutim Ismunandar berharap SI Kutim bisa turut membantu menginventarisir usaha masyarakat. Khususnya warga miskin dan anak yatim yang ada di Kabupaten ini. Ismu mengapresiasi tujuan dilahirkannya organisasi SI. Karena bertujuan membantu peningkatan ekonomi masyarakat. Menurut Ismu, hal tersebut sejalan dengan program Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) dalam mengembangkan UKM.

“SI dapat membantu mengiventarisir usaha masyarakat, pengembangan komoditas usahanya. Seperti di daerah pesisir, di pertanian, di perkebunan, sehingga fokus kita jelas. Dari hasil masyarakat itu, kita bantu dengan memintakan kuota di perusahaan-perusahaan yang ada di Kutim, agar bisa memanfaatkan dan menerima hasil produk dari masyarakat tersebut,” kata Ismu.

BACA JUGA:   Milad ke-115, Pergerakan Syarikat Islam Menuju Masyarakat 5.0

Selanjutnya, agar program-program pemerintah tepat sasaran, Bupati lantas meminta agar SI bisa memvalidasi data warga miskin dan anak yatim di Kutim. Terutama data warga miskin yang benar-benar tidak mampu. Sehingga bantuan-bantuan Pemerintah yang disalurkan tepat sasaran.

“Program kita (Pemkab Kutim) di 2017, ada bantuan pendidikan khusus anak-anak yatim piatu. Mohon (program) itu terus dikawal baik di tingkat PAUD, TK, SD, SMP sampai mereka (anak yatim piatu) berhasil di dalam pendidikannya,” pinta mantan Sekkab Kutim ini.

(AJ/AJ)
sumber: kutaitimur.merdeka.com

News Feed