by

Susno Duadji Bicara Ekonomi Kerakyatan Di Silaturahmi Tokoh Sarikat Islam

Print Friendly, PDF & Email

PALEMBANG – Dalam acara Silaturahmi tokoh dan kaum Sarikat Islam dengan thema ‘Menguatkan sentra ejonimi keummatan / kerakyatan dalam menyongsong kebangkitan Sarikat Islam’ yang diadakan di aula gedung stisipol Candradimuka Palembang, Sebagai salah satu pembicara Susno Duadji Ketua TP Sriwijaya, bicara dengan topik tentang ‘Kembali pada konsentrasi dagang sebagai langkah reinventing Sarikat Islam’, Kamis 2 Juni

Dalam ceramahnya susno menjelaskan penting mensinergykan ekonomi kerakyatan dengan pemidal besar.

Pemodal besar / investor tak mungkin digusur oleh pelaku ekonomi kerakyatan / pedagang tradisional ; pedagang pasar tradisional, pedagang kaki lima, lapak, warung, pedagang asongan, dll. Dikarenakan pertumbuhan Mall, Supermarket berkembang pesat sudah sampai ke pelosok desa dng penampilan mini market swbagai kepanjangan tangan, ausah dwmikian bercokol dan kuat, sedangkan peraturan perundang-undangan yang diawaki oleh pengambil keputusan dan pembuat kebijakan sebagian “terkesan” kurang memihak pada pelaku ekonomi kerakyatan.

BACA JUGA:   FOTO: PPP Silaturahmi ke Syarikat Islam

Hal demikian tidak bokeh diabaikan , tak perlu menunggu pelaku dan jenis ekonomi kerakyatan punah, harus asa upaya dan gerakan untuk memyelamatkan ekonomi kerakyatan sebagai pondaai dan tulang punggung ketahanan ekonomi naaional., ucap Susno duadji, Ketua Umum TP Sriwijaya (organisaai yg newasahi masyarakat ; Sumsel, Jambi, Lampung, Bengkulu, san Babel) yang peduli akan daerahnya.

Ekonomi kerakyatan ; menyerap tenaga jutaan, tahan terhadap gejolak ekonomi naaional dan dunia, tidak manja, tidak menuntut peelakuan istimewa, sngt siperlukan okeh rajyat menengah ke bawah. Yang mereka minta adalah kepaatian mereka dapat melanjutkan usahanya, tidak digusur, tidak dipungut kutipan yg tidak jelas peruntukannya, tidak diganggu oleh preman, lanjut Susno duadji.

TP Sriwijaya sangat peduli demgan nasib dan kehidupan rakyat kecil berupaya untuk mencari solusi yang menjamin keberlangsungan pelaku ekonomi kerakyatan dengan menyumbangkan konsef dan pemikiran kepada pihak yang berwenang mengambil keputusan dan kebijakan, Kata susno duadji, Ketua Umum TP Sriwijaya

BACA JUGA:   Kader Syarikat Islam Banjarnegara Diharapkan Jadi Kader Militan

Perlu dicari solusi mensinergykan kedua pelaku ekonomi ; ekonomi kerakyatan dan pemodal besar nagar terdapat kerja sama yg saling menguntungkan semua pihak Tentunya peranan pemgambil keputusan / pemerintah dan pembuat kebijakan DPR: DPRD sangat besar dan menentukan.

Susno duadji juga berharap agar pemerintah dan Pemerintah Daerah sera DPRD dan DPRD serius mempeehatiakn dan melindungi pelaku ekonomi kerakyatan.

Tiga pembicara dalam acara ini, adalah (1) Hamdan Zoelva, Ketua DPP Sarikat Islam, (2) Susno Duadji, Ketua TP Sriwijaya, dan (3) Sultan Iskandar Mahmud Badaruddin, Kesultanan Palembang Darussalam (FIRDAUS)

sumber: sriwijayaonline.com

News Feed