by

Dr. Lukman Daris, S.Pi., M.Si : Pejabat Fungsional Kurang Mampu Menulis dan Mempublikasi Karya Ilmiah

Print Friendly, PDF & Email

Peningkatan karier Aparatur Sipil Negara (ASN) terutama pejabat fungsional, misalnya penyuluh pertanian, perikanan, kehutanan, peneliti, guru dan dosen ditentukan oleh kegiatan penelitian, pengkajian dan publikasi ilmiah.

MAKASSAR, Suara Jelata—Asumsi ini mendorong Pimpinan Wilayah Gerakan Tani Syarikat Islam (Gertasi) Sulsel mengajak Ikatan Penyuluh Perikanan Indonesia (IPKANI) Sulsel dan Universitas Cokroaminoto Makassar (UCM) untuk mengadakan workshop.

Kegiatan ini bertajuk,  ” Tips dan Kiat Praktis Menulis Karya Tulis Ilmiah yang bernilai Angka Kredit, dilaksanakan di Ruang Pertemuan UCM, Kamis 17 Januari 2019.

Acara ini dihadiri  98 orang peserta yang berasal dari peneliti, dosen, perekayasa dan penyuluh pertanian se Sulawesi Selatan.

BACA JUGA:   Upacara Bendera 17 agustus 2021. SMK Cokroaminoto Kotamobagu

Kegiatan ini didasari atas asumsi bahwa rata-rata pejabat fungsional khususnya penyuluh, guru dan peneliti mampu bekerja dan melaksanakan kegiatan ilmiah.

Tetapi  kurang mampu menulis karya tulis ilmiah atau melakukan.publikasi ilmiah, ungkap Ketua Gertasi Sulsel, Dr. Lukman Daris, S.Pi., M.Si.

Wakil Rektor IV UCM ini mengatakan, kegiatan workshop ini merupakan rangkaian kegiatan Seminar Nasional yang akan dilaksanakan 9 Pebruari 2019.

Seminar ini bertema  “Pangan, Teknologi, dan Entrepreneurship” dengan keynote speaker Menteri Pettanian Dr.Ir. H. Amran Sulaiman, MP.

BACA JUGA:   Ini Empat Kandidat Rektor Universitas Cokroaminoto Palopo Periode 2021-2025

Narasumber lainnya Dr. H. Hamdan Zoelva, SH., MH (Ketua Umum DPP Syarikat Islam), Dr. Wahid Erawan, SP., MP (Ketua Umum Gertasi), serta Prof. Ir. Sjarief Widjaja, Ph.D, FRINA (Kepala BPSDMKP RI).

Seminar nasional ini membahas sektor pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan dan kelautan, serta kehutanan dan lingkungan hidup.

Sektor pertambangan dan  energi, sosial dan humaniora, manajemen dan akutansi, dan pendidikan juga akan dibahas, jelas mantan Kepala ULP Kabupaten Maros ini. (ma’ruf)

sumber: suarajelata.com

News Feed