by

Hamdan Zoelva Temui Jokowi Bahas Ekonomi Kerakyatan

Bagikan:
Print Friendly, PDF & Email

Jakarta – Ketua Umum terpilih Lajnah Tanfidziyah Syarikat Islam Indonesia, Hamdan Zoelva, menemui Presiden Jokowi. Dalam pertemuan kali ini, Hamdan bicara tentang membangkitkan ekonomi kerakyatan.

“Masalahnya sekarang ketimpangan kaya dan miskin sudah sangat rawan. Angka gini ratio sudah 0,4% yang katanya kalau sudah 0,5% sangat rawan. Inilah yang akan dilakukan SI (Syarikat Islam) kembali kepada khittahnya dan itu alhamdulillah sangat direspons positif dan memiliki satu pemahaman yang sama,” ungkap Hamdan usai bertemu Jokowi dalam jumpa pers di Kantor Presiden Kompleks Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Selasa (22/12/2015).

BACA JUGA:   17 September 2020 Program Salam Lentera Kebajikan Jelang Majelis Tahkim 41 Syarikat Islam Bersama Ir. H. Achmad Farial

Hamdan kemudian menceritakan sejarah Syarikat Islam yang salah satu tokohnya adalah H Oemar Said Tjokroaminoto pada tahun 1905. Sejak awal organisasi tersebut memang bergerak di sektor ekonomi kerakyatan, yang pada saat itu perekonomian dikuasai oleh pemerintahan kolonial.

“Ada kehendak kuat amanat kongres. Insya Allah kami mohon undang Presiden resmikan kepengurusan baru. Untuk bangkitkan kembali SI ini. Ini adalah organisasi yang sangat nasionalis. Ini panggilan sejarah untuk bangun RI dari bawah,” ujar Hamdan.

BACA JUGA:   Pernyataan Sikap PP/LT Syarikat Islam atas Tindakan Persekusi terhadap Ulama

Berikut pengurus Lajnah Tanfidziyah Syarikat Islam Indonesia yang hadir:

1. Dr. Hamdan Zoelva, Ketua Umum Terpilih
2. Bapak B. M. Nurhadi, Wakil Ketua Umum
3. Dr. Valina Singka, Wakil Ketua
4. Bapak Oman Fathurohman, Anggota Dewan
5. Bapak Ervan Taufik, Aggota Dewan
(bpn/hri)

sumber: detik.com

News Feed