by

Electoral Research Institute Diharapkan Tingkatkan Kualitas Pemilu

Bagikan:
Print Friendly, PDF & Email

Jakarta – Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Iskandar Zulkarnaen mengharapkan agar Institut Riset Kepemiluan atau Electoral Research Institute (ERI) dapat meningkatkan kualitas pelaksanaan pemilu. Lembaga riset ini, katanya harus mampu memberikan alternatif kebijakan ideal untuk mengatasi berbagai masalah dalam praktik kepemiluan kita.

“Saya yakin melalui penelitian dan riset, keinginan untuk mendorong kualitas prosedural dan substansial demokrasi pada satu sisi, dan pada sisi yang lain mendorong peningkatan kualitas proses dan substansi tata kelola penyelengaraan pemilu di Indonesia yang lebih baik dapat diwujudkan,” kata Zulkarnaen saat memberikan sambutan dalam seminar “Desain Pemilu Serentak 2019 dan Peluncuran ERI,” di Auditorium LIPI, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Senin (2/2).

Dia mengharapkan bahwa ERI dapat berkiprah dan berkontribusi melalui konsep dan pemikirannya dalam memperbaiki kebijakan kepemiluan atas dasar riset-riset yang dihasilkan.

BACA JUGA:   2 Oktober 2020 Program Salam Indonesia Bisa Penyejuk Hati bersama Dr. H. Hamdan Zoelva, SH.MH

“Lembaga ini harus mampu mengembangkan riset dan studi kepemiluan di Indonesia untuk memberikan pertimbangan-pertimbangan secara akademis di bidang kepemiluan kepada pemerintah, DPR, dan penyelenggara pemilu, khususnya KPU,” ujar Zulkarnaen.

Kehadiran lembaga ini juga, menurutnya sangat tepat di saat persiapan bangsa Indonesia menyelenggarakan pemilu serentak. ERI memang disiapkan untuk riset pilkada serentak secara matang sehingga pilkada bisa menghasilkan pemerintahan bersih, efektif, dan efisien.

“Pemilu serentak diterapkan agar pemerintahan menjadi stabil dan efektif. Selain itu, pemilu serentak ini bisa menghemat anggaran,” jelasnya.

Sementara Ketua KPU Husni Kamil Malik menyambut positif keberadaan ERI sebagai lembaga kajian di bidang kepemiluan. Dia mengaku bahwa berdiskusi 2,5 tahun dengan LIPI dan Australian Electoral Committee (AEC) untuk membentuk lembaga riset di bidang kepemiluan.

BACA JUGA:   Minta Tunda Sidang UU Minerba di MK, Pemerintah Nggak Siap?

“Keberadaan lembaga riset ini sudah berada pada tahap menjadi diktum draf jangan menengah. Hasil-hasilnya bisa kita manfaatkan bersama-sama,” kata Husni.

Peluncuran ERI dilakukan oleh Kepala LIPI Iskandar Zulkarnaen dan Ketua KPU Husni Kamil Malik. Setelah peluncuran, dilanjutkan dengan seminar dengan narasumber peneliti LIPI Syamsuddin Haris dan Ramlan Surbakti, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Hamdan Zoelva, komisioner KPU Sigit Pamungkas. Proses pembentukan ERI mendapat dukungan pemerintah Australia, antara lain berupa pertukaran pengetahuan tentang riset kepemiluan dengan Australia Electoral Committe (AEC) dan Commisioner Advisory Board for Electoral Research (CABER).

sumber: beritasatu.com


Deprecated: implode(): Passing glue string after array is deprecated. Swap the parameters in /var/www/vhosts/si.or.id/public_html/wp-content/themes/newkarma/inc/template-tags.php on line 606

Deprecated: implode(): Passing glue string after array is deprecated. Swap the parameters in /var/www/vhosts/si.or.id/public_html/wp-content/themes/newkarma/inc/template-tags.php on line 606

News Feed