by

Harta Kekayaan Ketua MK Arief Hidayat Rp 2,02 Miliar

Print Friendly, PDF & Email

Jakarta – Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) terpilih Arief Hidayat mencapai Rp2,026 miliar.

Jumlah tersebut berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang diserahkan Arief pada 23 Januari 2013. Harta tersebut meningkat dibanding pelaporan pada 2 Juni 2008 yaitu hanya berjumlah Rp 751,136 juta.

Rinciannya adalah harta tidak bergerak berupa tanah dan bangunan senilai Rp 680,352 juta yang berada di tiga lokasi di kota Semarang. Selanjutnya, harta bergerak berupa alat tansportasi senilai Rp 960 juta yaitu mobil Toyota Camry, mobil Mazda dan mobil Mitsubishi Pajero Sport.

BACA JUGA:   Mantan Ketua MK : Anies dan HRS Tak Bisa Dipidana Pakai UU Karantina

Harta tersebut masih ditambah dengan harta bergerak lainnya berupa logam mulia sejumlah Rp 146,250 juta dan giro setara kas lain senilai Rp 408 juta.

Guru Besar dari Universitas Diponegoro itu juga tercatat memiliki utang senilai Rp 168,375 juta yang terdiri atas pinjaman utang dan barang.

Arief terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Mahkamah Konstitusi untuk periode 2015-2017. Mantan Dekan Fakultas Hukum Universitas Diponegoro itu sebelumnya menjabat sebagai Wakil Ketua MK.

Arief yang memiliki kekhususan bidang hukum tata negara, hukum dan perundang-undangan, hukum dan politik, hukum dan lingkungan serta hukum perikanan itu mulai menjabat sebagai hakim Konstitusi sejak 1 April 2013 sebagai hakim yang berasal dari usulan DPR.

BACA JUGA:   Hamdan Zoelva Sebut Anies dan HRS Tak Bisa Dipidana Pakai UU Karantina

Ia menggantikan Hamdan Zoelva yang masa jabatannya telah habis sebagai hakim konstitusi sejak Rabu (7/1).

Sedangkan, sembilan orang hakim konstitusi tersebut adalah Anwar Usman, Arief Hidayat, Aswanto, Maria Farida Indrati, Muhammad Alim, Patrialis Akbar, Waiduddin Adams, I Dewa Gede Palguna, dan Suhartoyo.

sumber: beritasatu.com

News Feed