by

Belajar Berbangsa Dari Tjokroaminoto

Print Friendly, PDF & Email

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA–Yayasan HOS Tjokroaminoto memulai syuting film Guru Bangsa: Tjokroaminoto pada 7 September mendatang. Film drama epik karya sutradara Garin Nugroho ingin menggelorakan kembali semangat nasionalisme sang negarawan.

“Generasi muda saat ini kurang mengenal sosok HOS Tjokroaminoto kendati kontribusinya yang besar dalam memantik semangat kemerdekaan,” urai Ketua Yayasan HOS Tjokroaminoto Erik Hidayat dalam rilisnya, Rabu (3/9)

Selain memperkenalkan sosok sang pahlawan, Yayasan HOS Tjokroaminoto bersama rumah produksi Pic[k]Lock Films juga memperkenalkan para pemeran di balik tokoh-tokoh bersejarah tersebut.

Film ini akan mengangkat kehidupan tokoh pergerakan HOS Tjokroaminoto era 1890-1920an. Garin menyebut, proses syuting film yang akan dimulai pada bulan September ini akan dilakukan di kota-kota bersejarah seperti Ambarawa, Semarang, dan Yogyakarta.

BACA JUGA:   Pertama Kali Secara Internasional, Netflix Resmi Tayangkan Film HOS Tjokroaminoto di Hari Pahlawan

“Kita ingin menghidupkan kembali suasana kota lama Surabaya lengkap dengan trem dan mobil-mobil di masa itu dengan tren berbusana serta tampilan yang serba berkumis,” beber Garin.

Era pasca pemilu, menurutnya, telah menciptakan antusiasme warga terhadap isu kebangsaan. Film yang bakal tayang medio Maret atau April 2015 nanti ini diharapkan dapat menjadi solusi kehausan masyarakat akan asal-usul pergerakan bangsa. Sekaligus menjadi media pembelajaran politik berbangsa yang baik.

Film yang didukung oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif serta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI ini juga akan dilengkapi dengan sebuah buku tentang HOS Tjokroaminoto yang rencananya akan diluncurkan oleh Yayasan HOS Tjokroaminoto pada akhir tahun 2014 ini.

BACA JUGA:   Milad ke-115, Pergerakan Syarikat Islam Menuju Masyarakat 5.0

“Harapan kami meskipun film ini digagas untuk memperkenalkan sosok ‘Guru Bangsa’ tetapi juga mengena di hati semua generasi, serta tetap menghibur para pecinta film Indonesia,” papar MS Hidayat selaku Pelindung Yayasan Keluarga Besar HOS Tjokroaminoto.

Tangan dingin sutradara sekaliber Garin, produser-produser berpengalaman Sabrang Mowo Damar Panuluh, Christine Hakim, Didi Petet, dan Dewi Umaya, serta tokoh-tokoh yang dimainkan oleh artis-artis muda berbakat seperti Reza Rahadian, Maia Estianti, Putri Ayudya, dan Chelsea Islan membuat film ini siap meramaikan jagat perfilman Indonesia.

sumber: senggang.republika.co.id

News Feed