by

Hamdan Zoelva: Saya Terinspirasi Nabi

Bagikan:
Print Friendly, PDF & Email

Menurut Hamdan, menjadi hakim tidaklah mudah. Sebab hakim harus selali bersikap adil. Oleh karena itulah sosok Nabi Muhammad menjadi contoh tepat untuk dijadikan panutan.

Dream – Ketua Mahkamah Konstitusi, Hamdan Zoelva, mengatakan tidak mudah untuk menjadi hakim. Sebab, sebagai pengadil, para hakim selalu dituntut bersikap adil. Oleh sebab itulah Hamdan selalu menjadikan Nabi Muhammad sebagai panutan agar bisa bersikap adil dalam menjalankan tugas sebagai hakim.

” Saya selalu mengambil inspirasi sebagai hakim dari Rasul. Saya dulu banyak mempelajari contoh-contoh sunah Nabi. Karena itu saya banyak mengambil contoh perilaku dari situ. Khususnya dalam hal menjadi hakim,” kata Hamdan saat ditemui redaksi KLN Network di kantornya, Jakarta, Selasa 26 Agustus 2014.

BACA JUGA:   Pameran Tunggal Seni Kaligrafi Islam Kontemporer Virtual Pertama di Indonesia Digelar Hari Ini

Selain Nabi, Hamdan mengaku tak punya tokoh sentral lagi untuk dicontoh dan dijadikan idola. Meski demikian, dia mengagumi sejumlah tokoh yang memiliki pemikiran besar serta perilaku yang sangat baik. ” Saya ambil masing-masing kehebatannya,” ujar mantan politisi PBB itu.

Sukarno, kata dia, merupakan sosok yang luar biasa. Sukarno mampu menyatukan Indonesia saat zaman revolusi. Menurut pria asal Bima, Nusa Tenggara Barat ini, apapun yang dilakukan Sukarno kala itu hanya untuk kemerdekaan dan persatuan Indonesia.

” Kemudian yang kedua, kehebatannya dalam orasi. Saya sering melihat cara-cara Sukarno berpidato. Bagaimana mengagitasi, membangun argumentasi, sehingga semua orang yakin dan bisa diam. Saya pelajari banyak sekali pidato-pidatonya,” tutur dia.

BACA JUGA:   Syarikat Islam Minta Polisi Tindak Tegas Penusuk Syekh Ali Jaber

Dalam hal integritas, Hamdan mengagumi Muhammad Natsir. Dia menilai tokoh Marsyumi ini memiliki integritas luar biasa. Sampai-sampai Hamdan mengaku tidak bisa menirukan kehebatan Natsir.

” Yang terakhir, dengan rumahnya yang sangat sederhana, pakai sarung di rumah saat menerima siapapun, sangat sederhana sekali. Saya kagum dengan integritas dan keluasan ilmunya.”

Hamdan mengaku memiliki banyak buku biografi para tokoh, baik dari dalam maupun luar negeri. Dari situlah dia banyak membaca dan mempelajari perilaku dari tokoh-tokoh besar itu.

” Di rumah saya hampir semua biografi tokoh ada. Hampir semua ada dan saya baca. Saya masing-masing mengambil positifnya, yang mana yang bisa saya ikuti,” kata Hamdan.

sumber: dream.co.id


Deprecated: implode(): Passing glue string after array is deprecated. Swap the parameters in /var/www/vhosts/si.or.id/public_html/wp-content/themes/newkarma/inc/template-tags.php on line 606

Deprecated: implode(): Passing glue string after array is deprecated. Swap the parameters in /var/www/vhosts/si.or.id/public_html/wp-content/themes/newkarma/inc/template-tags.php on line 606

News Feed