by

Ada Sidang Sengketa Pilpres, Hindari Gedung MK

Bagikan:
Print Friendly, PDF & Email

JAKARTA (Pos Kota) – Sidang perdana sengketa perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) di Mahkamah Konsitusi (MK), Rabu (5/8) hari ini digelar. Sebanyak 22 ribu personel polisi disiagakan, masyarakat diimbau menghindari Jalan Merdeka Barat, Jakarta Pusat.

Tim Advokasi Prabowo Subianto-Hatta Rajasa optimistis hakim MK akan mengabulkan permohonan PHPU, sekaligus mengukuhkan Prabowo-Hatta sebagai Presiden/Wapres terpilih periode 2014 – 2019.

“Paling tidak majelis hakim konstitusi, dalam putusannya memerintahkan dilakukan pemungutan suara ulang (PSU),” kata anggota Tim Advokasi, Habiburokham saat dihubungi oleh Pos Kota, Selasa (5/8).

Optimisme dia terkait persiapan materi gugatan dan banyaknya kecurangan yang terjadi selama Pilpres yang lalu. “Insya Allah, permohonan gugatan kita diterima oleh majelis hakim MK,” ujarnya. Kubu Prabowo-Hatta telah menyiapkan  20 advokat terbaik antara lain Maqdir Ismail, Mahendradatta, Didi Supriyanto dan banyak lagi. “Ke-20 orang advokat ini disesuaikan dengan ruangan sidang,” terang Habiburokhman

INDEPENDEN

Ketua MK Hamdan Zoelva menjamin persidangan akan berjalan independen, transparan  dan tanpa intervensi dari pihak manapun. “Ini sudah menjadi komitmen dari kesembilan hakim MK. Jadi kita bekerja secara profesional dan mengacu kepada ketentuan perundangan,” tegasnya di gedung MK, kemarin.

BACA JUGA:   Syukuran peresmian kantor Badan Pengembangan Dakwah Ekonomi Syarikat Islam di Jakarta

Agenda sidang,  mendengarkan penjelasan terkait permohonan materi gugatan. Mahkamah, lalu  memberikan nasihat (pendapat),  jika permohonan tersebut harus dikoreksi dan disempurnakan. Sebaliknya, jika lengkap sudah tidak diperlakukan perbaikan “Jadi, mereka masih berkesempatan untuk memperbaiki permohonannya dalam waktu 1 X 24 jam,” jelas Hamdan.

Pendaftaran gugatan diajukan pada 25 Juli lalu karena adanya potensi kecurangan pada 21 juta suara di 52 ribu tempat pemungutan suara (TPS). Perkara akan diputus paling lambat 21 Agustus.

Hamdan juga menjelaskan hakim MK dalam menyidangkan dan memutus perkara, dilakukan seadil-adilnya sesuai ketentuan berlaku.  “Kami tidak akan terpengaruih oleh tekanan media, demonstrasi ataupun bentuk-bentuk lainnya. Serahkan pada kuasa hukum masing-masing,” tegasnya. Ia juga menegaskan latar belakang politik dirinya di Partai Bulan Bintang (PBB), tidak akan mempengaruhi sikapnya dalam menyidangkan dan memutus perkara.

BACA JUGA:   Omnibus Law dikhawatirkan menjadi ancaman baru bagi Bangsa

SEKITAR 30 RIBU

Ketua DPD Gerindra Jakarta M. Taufik menyatakan sekitar 30 ribu pendukung, relawan dan simpatisan siap mendukung gugatan Prabowo-Hatta sekaligus mengawal persidangan.

“Mereka berasal dari kader Gerindra  Jawa Barat, Banten dan DKI Jakarta,” ungkapnya dalam keterangan pers di Jakarta, Selasa.

Menurut Ketua DPD Gerindra Jawa Barat Ferry J Juliantono, yang hadir adalam acara tersebut, mereka akan bergerak ke gedung MK, sekitar pukul 08.00.”Mereka hadir. Guna memberi dukungan moril kepada tim hukum Merah Putih dan  hakim konstitusi,” ujarnya. Dia juga meminta maaf kepada masyarakat, jika aksi massa besok pagi menganggu kelancaran berlalu lintas di depan gedung MK.

Sementara itu 22 ribu polisi siaga mengamankan jalannya sidang. Polisi diturunkan di sejumlah titik antara lain di dalam gedung MK (ring I), halaman gedung, depan gedung dan jalan raya. (ahi)

sumber: poskotanews.com


Deprecated: implode(): Passing glue string after array is deprecated. Swap the parameters in /var/www/vhosts/si.or.id/public_html/wp-content/themes/newkarma/inc/template-tags.php on line 606

Deprecated: implode(): Passing glue string after array is deprecated. Swap the parameters in /var/www/vhosts/si.or.id/public_html/wp-content/themes/newkarma/inc/template-tags.php on line 606

News Feed