by

Hamdan Zoelva Terpilih Jadi Ketua MK

Bagikan:
Print Friendly, PDF & Email

JAKARTA (Pos Kota) – Hamdan Zoelva terpilih sebagai Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) periode 2013 – 2016. sedangkan, Wakil Ketua MK terpilih Arief Hidayat. Kedua hakim konstitusi ini terpilih melalui voting (pemungutan suara) dalam sidang terbuka di gedung MK, Jumat sore.

“Kami harus bekerja keras dan bertanggung jawab, guna mengangkat citra MK yang sebulan terakhir berada dalam citra yang sangat rendah,” kata Hamdan usai pemilihan dengan tenang.

Menurut suami dari RA Nina Damayanthi, dirinya bersama unsur hakim konstitusi lain akan mengambil langkah konkrit sebagai upaya mengembalikan citra MK dan menata serta meningkatkan kapasitas seluruh unsur pendukung, agar MK dapat menjalankan tugasnya, setidaknya sebelum muncul kasus sebulan terakhir,” ujarnya seraya menambahkan pengambilan sumpah Ketua dan Wakil Ketua MK akan dilakukan, Rabu (6/11).

BACA JUGA:   Eks Ketua MK: Negara Kita Ini Negara Macam Apa, Kok Saling Menjatuhkan?

Terpilihnya Hamdan Zoelva melalui dua putaran, karena tidak ada calon yang memperoleh suara 50 persen lebih, sesuai dengan ketentuan MK. Pemilihan ini diikuti oleh delapan hakim konstitusi.

Pada putaran pertama, Hamdan mendapat suara, Arief Hidayat tiga suara dan Ahmad Fadlil Sumadi satu suara. Putaran kedua, Hamdan memperoleh lima suara, Arief hanya tiga suara.

Sebaliknya, pemilihan Wakil Ketua MK berlangsung sampai tiga putaran. Arief, yang dilahirkan 3 Februari 1956 khirnya, memenangkan pemilihan ini dengan mengantongi lima suara. Patrialis tiga suara.

DUET IDEAL

Terpilihnya kedua hakim konstitusi ini merupakan pilihan ideal, sebab Hamdan adalah mantan politisi dari Partai Bvulan Bintang. Sebaliknya, Arief adalah akademisi dan Guru Besar FH-Undip, Semarang, Jateng.
Ini mengingatkan ketika Ketua MK Mahfud MD (mantan politisi) dan Wakil Ketua Achmad Sodiki (akademisi). Periode pertama Jimly Assshidiqie (akademisi).

BACA JUGA:   Kinerja Tahun Pertama DPR Bertabur UU Kontroversial

Kemudian, Akil Mochtar-Hamdan Zoelva, semua mantan politisi. Mereka terpilih, 20 Agustus 2013.
Hamdan, yang dilahirkan 21 Juni 1962, Bima, NTB pernah menduduki sederetan jabatan beberapa jabatan penting, di antaranya Wakil

Ketua Komisi II DPR RI 1999-2004; anggota Panitia Ad Hoc Amandemen UUD 1945 pada 1999-2004, sebelum diangkat sebagai diangkat menjadi hakim konstitusi, Januari 2010.

Bapak dua anak ini sempat menggegeluti dunia advokat, sejak 1987 sampai 1999 dan anggota Komisi III DPR (1999-2004). (ahí)

sumber: poskotanews.com


Deprecated: implode(): Passing glue string after array is deprecated. Swap the parameters in /var/www/vhosts/si.or.id/public_html/wp-content/themes/newkarma/inc/template-tags.php on line 606

Deprecated: implode(): Passing glue string after array is deprecated. Swap the parameters in /var/www/vhosts/si.or.id/public_html/wp-content/themes/newkarma/inc/template-tags.php on line 606

News Feed