Syarikat Islam: Demokrasi di Indonesia Sudah kebablasan

by admin
8 views

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Ketua Umum DPP Syarikat Islam Rahardjo Tjakraningrat menilai, demokrasi yang dijalankan Bangsa Indonesia pasca-reformasi, sudah kebablasan.

“Demokrasi yang kita jalankan sudah kebablasan. Sudah menjadi demokrasi barat atau demokrasi liberal, yang tidak sesuai dengan bangsa kita,” kata Rahardjo dalam Perayaan Milad ke-108 Syarikat Islam di Jakarta, Kamis (10/10/2013).

BACA JUGA:   LDSI Sulut mengadakan peringatan Maulid dirangkaikan dgn Tasyakuran Milad ke-116 SI dilaksanakan di Masjid Hijratul Fathonah

Rahardjo menuturkan, Syarikat Islam, terutama Islam, tidak mengenal demokrasi liberal seperti yang dijalankan saat ini. Menurutnya, Bangsa Indonesia telah terkenal dengan musyawarah mufakatnya.

“Jadi, sebetulnya kepribadian Indonesia musyarawah mufakat, bukan demokrasi liberal,” cetusnya.

Rahardjo memaparkan, diterapkannya demokrasi liberal membuat kondisi tidak kondusif, seperti terjadinya perkelahian antar-warga, hingga pembakaran. Demokrasi liberal, lanjutnya, juga membuat warga bernai melawan polisi.

BACA JUGA:   Ketua Umum Syarikat Islam Dr. Hamdan Zoelva audiensi dengan Walikota Solo, 25 November 2021, dalam rangka Kongres Nasional/Majelis Tahkim yang akan dilaksanakan 3-6 Desember 2021

“Sebaiknya gunakan sistem musyawarah mufakat seperti dulu,” ujarnya. (*)

sumber: tribunnews.com

You may also like

Chat sekarang
Punya Berita Seputar SI? Klik Disini