by

PKB tetap dukung RUU Ormas meski banyak ditentang

Print Friendly, PDF & Email

Merdeka.com – Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Marwan Jafar menegaskan fraksinya mendukung penuh dan akan terus maju memperjuangkan disahkannya RUU Ormas menjadi UU Ormas.

“Semua aspirasi kita serap dan dengar, FPKB dukung mengesahan RUU Ormas,” jelas Marwan melalui pesan singkat, Jumat (5/4)

Menurut Marwan, untuk menjaga keutuhan bangsa dari gangguan dan ancaman kelompok tertentu, RUU Ormas sangat penting untuk disahkan.

“RUU ormas sangat penting untuk penguatan NKRI,” tegas dia.

Dia menilai, dalam RUU yang sedang dibahas DPR dan rencananya akan disahkan pada sidang paripurna 9 April mendatang, tidak ada sama sekali unsur pengekangan terhadap Ormas.

BACA JUGA:   Indra Yasin Hadiri Mukernas Syarikat Islam

“Tidak ada sama sekali pengekangan, pansus RUU Ormas tetap jalan terus,” tandasnya.

Sebelumnya, RUU Ormas menuai banyak kecaman dari berbagai elemen masyarakat, termasuk PBNU yang sangat tidak setuju disahkannya RUU tersebut.

Hal ini disebabkan karena RUU ini dinilai tidak memiliki landasan filosofis dan yuridis yang kuat. Selain itu RUU ini juga dinilai sebagai bentuk kontrol pemerintah terhadap kelompok masyarakat saja.

Selain itu, PBNU menilai, masih terdapat sejumlah pasal yang harus dirumuskan ulang dan apabila dipaksakan untuk disahkan, dikhawatirkan akan menimbulkan dampak yang negatif.

BACA JUGA:   Kami segenap keluarga besar DPP SI turut berduka cita atas jatuhnya pesawat sriwijaya air-182 di kepulauan seribu jakarta

Seperti, pengertian Ormas dalam RUU yang menggeneralisasi sebagai organisasi berbadan hukum tanpa mendeskripsikan tata nilai dan kesejarahanan serta peran Ormas dalam konteks masyarakat Indonesia.

RUU Ormas belum melihat sejarah, peran, dan kontribusi Ormas seperti NU, Muhammadiyah, Perti, Nahdlatul Waton, Alkhairat, Syarikat Islam, dan masih banyak lainnya yang ada sebelum negara ini berdiri.

PBNU juga menilai, selain pasal substansi Ormas, yang juga harus dirumuskan ulang terkait pembedaan antara yayasan, perkumpulkan dan Ormas yang sudah lama berdiri, yang kontribusinya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara tidak ditemukan selain di Indonesia. [war]

sumber: merdeka.com

News Feed