by

Pengajian Bulanan Muhammadiyah Kaltim oleh Prof.DR.H.Yunahar Ilyas, Lc., M.Ag.

Bagikan:
Print Friendly, PDF & Email

Pengajian rutin bulanan PWM Kaltim diselenggarakan di Masjid Islamic Center Kaltim, Karang Asam, Samarinda pada hari Ahad 28 Dzulqadah 1433 H bertepatan tanggan 14 Oktober 2012 M disampaikan oleh Ustadz Prof.DR.H.Yunahar Ilyas,Lc.,M.Ag, Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Dalam kesempatan itu oleh Ust.H.Yunahar Ilyas disampaikan bahwa pada diri K.H.Ahmad Dahlan selaku pendiri persyarikatan Muhammadiyah terdapat pengaruh dari Rasyid Ridha berupa semangat untuk istiqomah berpegang teguh kepada Al Qur’an dan As Sunnah, tidak terikat dengan aliran theologi, mazhab fikih dan thariqat sufiyah manapun. Pengaruh dari Muhammad Abduh berupa semangat modernisasi gerakan. Kalo pengaruh dari Muhammad Bin Abdul Wahab dan Syaikul Islam Ibnu Taimiyah berupa semangat pemurnian/purifikasi ajaran agama, terutama dari takhayul, bid’ah dan churafat (TBC). Pengaruh dari HOS Cokroaminoto (Syarikat Islam) berupa semangat pergerakan Islam, dan pengaruh dari organisasi Budi Utomo berupa  sistem sekolah (pendidikan) modern. Pelajaran yang dapat diambil dari hal tersebut adalah bahwa pimpinan, kader, anggota dan warga Muhammadiyah boleh bergaul dengan siapa saja, boleh menerima apa saja, asal yang baik, tapi tetap dalam bingkai berpegang dengan teguh pada Al Qur’an dan As Sunnah. (ay.1)

BACA JUGA:   Masker Dan Paket Data Untuk Siswa Madrasah

sumber: kaltim.muhammadiyah.or.id

News Feed