by

PB SEMMI Usung Agenda Madura Provinsi dan 100 Pemimpin Muda

KETUA Bidang PTKP PB SEMMI Abdullah Amas menjelaskan bahwa pihaknya kini menggarap dua hal yang terdekat, yaitu gerakan Madura Provinsi dan melahirkan 100 Pemimpin Muda Nasional Yang inisiatifnya dari SEMMI dan berasal dari internal SI

Panglima laskar Perisai M. HAPI Dan Kabid PTKP PB SEMMI (Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia) Abdullah Amas menegaskan bahwa Madura Provinsi adalah perjuangan pemuda – pemuda madura baik di pusat termasuk di daerah madura juga. “Kalau misalkan Sumenep tidak mau dimekarkan, kita bisa mekarkan kabupaten lain contoh bangkalan, masak bengkulu misalkan mudah saja memekarkan kabupatennya kita kok rumit” tukas Abdullah Amas yang juga Anggota Majelis Pengawas dan Konsultasi Pengurus Wilayah SEMMI (Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia) provinsi Jawa Timur.

Kesejahteraan masyarakat madura menjadi prioritas karena itu SEMMI dan Perisai akan mengambil langkah-langkah bertahap untuk merealisasikan gagasan besar memacu madura menjadi provinsi. “jumlah penduduk madura nyaris mirip jumlah penduduk Aceh jadi layak Madura jadi Provinsi dengan potensi Minyak dan Gas yang Besar” tukas Abdullah Amas dalam diksusi di Rumah Kebangsaan HOS Tjokroaminoto. Sementara itu M. HAPI Panglima laskar Perisai (Pertahanan Ideologi Syarikat Islam) menegaskan bahwa Madura provinsi tujuannya adalah pada semakin majunya kesejahteraan rakyat.

“kami gerakan yang independen, kami apapun akan kami berikan untuk memajukan kesejahteraan masyarakat Madura” tegas M. Hapi. Pihaknya bersama perwakilan pemuda madura menilai bahwa saat ini masyarakat Madura kurang alami kemajuan. “persoalan keamanan, banyaknya begal, pembangunan tak merata, menjadi persoalan yang kami akan ajukan tawaran solusi sekaligus pada gong akhirnya adalah Madura Provinsi,” Madura Provinsi, Madura Lebih Sejahtera”. Ujar M. HAPI. PERISAI dan SEMMI akan mengawal Madura Provinsi bersama-sama baik mengawal isu di pusat maupun di daerah.

Selain itu agenda mengusung 100 Pemimpin Muda digulirkan SEMMI. 100 Pemimpin Muda dari Internal maupun eksternal SEMMI akan ditawarkan ke publik. Ketua bidang PTKP PB SEMMI (Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia) akan menggelar jaring pemimpin negarawan yang akan diambil dari kader SEMMI dan kader millenial untuk disuruh menawarkan diri untuk bicara di Panggung Pemuda Indonesia BWS (Bincang Wacana Serumpun) SI. Dua tempat yang menjadi tempat uji kandidat pemimpin adalah di sekret SI pusat dan sekret SI jatim tempat Tokoh SI HOS Tjokroaminoto berasal. Bintang Wahyu Saputra, Ketua umum PB SEMMI termasuk ditawarkan dan menurut data yang dimiliki Abdullah Amas sementara paling diunggulkan untuk menjadi salah satu pimpinan bangsa kedepan.

Abdullah Amas menyebut bahwa kandidat pemimpin itu bisa di seleksi melalui tim untuk disuruh bicara di forum BWS (Bincang Wacana Serumpun) untuk Pemuda Indonesia, bisa melalui pendalaman di luar fit and propert test yang digagas PB SEMMI. PB SEMMI akan melihat rekam jejaknya dan sebagainya. Hasilnya di dalam memperingati Sumpah Pemuda akan diumumkan 10 Besar nama yang diunggulkan dalam penjaringan itu. “ada beberapa nama, misal Ketua Perisai Candra Halim, panglima laskar Perisai Hapi, Ketum PB SEMMI, ketua-ketua umum sayap partai, para pimpinan wilayah dan cabang SEMMI, ketua umum KNPI, Ketua umum HMI dan lain-lainnya” ujar Abdullah Amas.

Abdullah Amas menyebut bahwa kriteria yang diinginkan adalah figur yang memiliki leadership, memiliki jaringan massa yang luas dan mampu membangun sintesa antara nasionalisme, religusitas dan semangat perlawanan menuju cita cita kemerdekaan yang hakiki”ujar Abdullah Amas. Yang dapat rangking tentu akan kita tawarkan ke publik dan partai-partai yang ada untuk dibaca idenya dan kapasitasnya supaya menjadi bagian dari Tim besar kepemimpinan Indonesia di masa-masa yang akan datang. “visi kami adalah menjaring wajah baru untuk menjemput fajar kebangkitan dan kebangsaan Indonesia” kata Kabid PTKP PB SEMMI Abdullah Amas

sejauh ini Beberapa  nama muncul, “Diantaranya Bintang Wahyu Saputra tentunya, lalu saya diusulkan oleh SEMMI di Madura”ujar Abdullah Amas

sumber: kompasiana.com/amasaja/5d773680097f3607cb5d8b02

News Feed