by

Ani Yodhoyono Sosok Tegar dan Hangat

Bogor – Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Hamdan Zoelva mengenal dekat sosok Ibu Negara Presiden ke-6 Kristiani Herrawati atau Ani Yudhoyono. Sosok perempuan dua putra itu dikenal tegar dan hangat.

Hamdan mengaku mengenal dekat keluarga Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sejak 2004. Kala itu, Hamdan yang dipercaya memimpin Partai Bulan Bintang (PBB) mendapat tugas sebagai tim kampanye nasional pasangan SBY-JK di Pilpres 2004

“Saya adalah tim kampanye nasional 2004, saya selalu ada di sini dan saya sering bersama bapak dan ibu SBY di perpustakaan pendopo. Ibu Ani sosok tegar, hangat kalau ketemu,” kata Hamdan ditemui saat melayat di Pendopo Puri Cikeas, Bogor, Minggu, 2 Juni 2019.

BACA JUGA:   Ketua MK Hamdan Zoelva Sebut Mustahil Jokowi Dimakzulkan karena Perppu, Ini Profilnya

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?Happy Inspire Confuse Sad
Sosok SBY dan Ani Yudhoyono panutan bagi setiap pasangan. Ketegaran dan kesetiaan Ani Yudhoyono selalu mendampingi di setiap kegiatan SBY saat masih menjabat presiden dua periode dan sekarang sebagai Ketua Umum Partai Demokrat.

“Ibu Ani sosok yang luar biasa, setiap kemanapun Pak SBY dan di manapun SBY selalu ada Bu Ani,” ucap Hamdan.

Hamdan mengaku sangat kehilangan dengan sosok Ani Yudhoyono yang dinilai sebagai sebagai sosok perempuan, istri, dan ibu teladan. Ani Yudhoyono bisa melebur baik itu saat membicarakan masalah personal maupun masalah kebangsaan.

BACA JUGA:   Hamdan Zoelva Beberkan Alasan Pengacara TW Sabet Hakim PN Jakpus

“Terkahir ketemu setahun lalu di rumah Kuningan (Jakarta Selatan). Ngobrol sama bapak dan ibu Ani lebih dari satu jam tentang kehidupan negara terkahir ini dan tentang AHY yang tidak terpilih jadi gubernur DKI, saya ngobrol sangat personal dengan Bu Ani,” ungkapnya.

Ani tutup usia dalam usia 66 tahun hari Sabtu Pagi pukul 11.50 waktu Singapura. Jenazah Ani tiba pukul 22.25 di Bandara Halim Perdana Kusuma.

Istri SBY itu sebelumnya sempat menjalani perawatan intensif di ICU National University Hospital (NUH), Singapura. Ani harus menjalani perawatan intensif untuk mengatasi penyakit kanker darah yang dideritanya sejak 2 Februari 2019.

(WHS)

sumber: medcom.id

News Feed